Cara Cek Jemaah Haji 2027 dan Persiapan Berikutnya
Daftar Jemaah Haji 2027 Diumumkan: Cara Cek dan Persiapan Berikutnya

Cara cek jemaah Haji 2027 adalah dengan membuka layanan estimasi keberangkatan pada portal resmi Kementerian Haji dan Umrah, kemudian memasukkan 10 digit Nomor Porsi dan kode verifikasi. Apabila hasilnya menunjukkan tahun 2027, segera cocokkan data dan hubungi kantor Kemenhaj kabupaten/kota tempat mendaftar.
Namun, hasil estimasi keberangkatan belum otomatis menjadi jaminan pasti berangkat. Calon jemaah tetap harus melalui proses verifikasi, memenuhi istithaah kesehatan, melengkapi dokumen, mengikuti ketentuan pelunasan, dan masuk dalam daftar resmi jemaah berhak lunas.
Panduan ini diperbarui pada 29 Agustus 2026. Status jemaah, menu layanan, jadwal pelunasan, dan ketentuan dokumen dapat berubah. Gunakan artikel ini sebagai panduan, kemudian konfirmasikan kembali melalui kanal resmi pemerintah.
Apakah Daftar Jemaah Haji 2027 Sudah Diumumkan?
Kementerian Haji dan Umrah telah mengumumkan daftar jemaah dalam waiting list yang diproyeksikan berangkat pada musim Haji 1448 H/2027 M.
Pengumuman dilakukan lebih awal agar calon jemaah mempunyai waktu lebih panjang untuk menyiapkan administrasi, kesehatan, pelunasan, dan manasik. Pada saat diumumkan, data tersebut masih menjalani proses verifikasi di tingkat kabupaten/kota. Pengumuman resmi Kemenhaj.
Artinya, ada perbedaan antara:
| Status | Artinya |
|---|---|
| Estimasi keberangkatan 2027 | Nomor Porsi diproyeksikan masuk keberangkatan 2027 berdasarkan data dan kuota saat pengecekan |
| Daftar tunggu 2027 | Daftar calon jemaah yang diproyeksikan masuk keberangkatan 2027 |
| Proses verifikasi | Data calon jemaah sedang diperiksa dan disesuaikan oleh Kemenhaj daerah |
| Jemaah berhak lunas | Jemaah masuk dalam daftar resmi yang diperbolehkan melakukan pelunasan |
| Sudah melunasi | Jemaah telah menyelesaikan pembayaran sesuai mekanisme resmi |
| Siap diberangkatkan | Seluruh persyaratan administrasi, kesehatan, dokumen, visa, dan tahapan pemerintah telah dipenuhi |
Jangan memperlakukan tangkapan layar estimasi sebagai tiket keberangkatan atau bukti bahwa seluruh persyaratan telah selesai.
Cara Cek Jemaah Haji 2027 dengan Nomor Porsi
1. Siapkan 10 digit Nomor Porsi
Nomor Porsi merupakan identitas antrean calon jemaah Haji. Nomor ini diperoleh setelah pendaftaran dan setoran awal diproses melalui mekanisme resmi.
Nomor Porsi berbeda dari:
-
NIK;
-
nomor paspor;
-
nomor rekening;
-
nomor telepon;
-
nomor registrasi travel;
-
atau nomor kuitansi internal.
Jangan membagikan Nomor Porsi dan data identitas secara terbuka melalui komentar media sosial.
2. Buka portal resmi Kemenhaj
Gunakan layanan estimasi keberangkatan Kementerian Haji dan Umrah.
Pastikan alamat situs menggunakan domain haji.go.id. Waspadai situs tiruan yang meminta pembayaran, kata sandi, kode OTP, atau data rekening hanya untuk mengecek keberangkatan.
3. Masukkan Nomor Porsi
Masukkan 10 digit Nomor Porsi pada kolom yang tersedia, lalu selesaikan verifikasi captcha.
Periksa kembali setiap angka sebelum memilih tombol pencarian. Kesalahan satu digit dapat menyebabkan data tidak ditemukan atau menampilkan hasil yang tidak sesuai.
4. Cocokkan data yang ditampilkan
Apabila data muncul, periksa:
-
Nomor Porsi;
-
wilayah pendaftaran;
-
estimasi tahun keberangkatan;
-
data antrean atau kuota yang ditampilkan;
-
serta informasi lain yang tersedia.
Nama menu dan jenis data dapat berubah mengikuti pembaruan sistem.
5. Simpan hasil sebagai catatan
Tangkapan layar boleh disimpan sebagai catatan pribadi. Namun, hasil tersebut tidak menggantikan pengumuman jemaah berhak lunas atau dokumen resmi dari Kemenhaj.
6. Konfirmasikan ke kantor Kemenhaj daerah
Apabila estimasi menunjukkan tahun 2027, hubungi Kantor Kementerian Haji dan Umrah kabupaten/kota tempat Bapak/Ibu mendaftar.
Tanyakan:
-
apakah data sudah diverifikasi;
-
apakah ada dokumen yang harus diperbaiki;
-
jadwal pemeriksaan kesehatan;
-
kesiapan paspor;
-
perekaman biometrik;
-
status berhak lunas;
-
dan kanal komunikasi resmi yang harus diikuti.
Apakah Bisa Mengecek melalui Aplikasi Satu Haji?
Sejumlah kantor Kemenhaj juga mengarahkan jemaah menggunakan aplikasi Satu Haji untuk memantau informasi pendaftaran dan estimasi keberangkatan.
Pastikan aplikasi diunduh melalui toko aplikasi resmi dan periksa identitas penerbitnya. Jangan memasang aplikasi dari tautan APK yang dikirim oleh akun atau nomor tidak dikenal.
Karena menu aplikasi dapat berubah, portal Kemenhaj tetap dapat digunakan sebagai jalur pengecekan langsung.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Estimasi Menunjukkan 2027?

1. Verifikasi data identitas dan kontak
Pastikan nama, NIK, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, dan data keluarga sesuai dengan dokumen kependudukan.
Nomor telepon perlu aktif karena kantor Kemenhaj dapat menggunakannya untuk menyampaikan informasi mengenai dokumen, kesehatan, biometrik, dan pelunasan.
Jika mengganti nomor telepon atau alamat, tanyakan mekanisme pembaruan data kepada kantor Kemenhaj.
2. Periksa masa berlaku paspor
Sejumlah kantor Kemenhaj saat ini mengingatkan calon jemaah 2027 agar paspor berlaku setidaknya sampai 6 November 2027. Ketentuan tersebut perlu dikonfirmasi kembali sebelum mengajukan pembuatan atau perpanjangan paspor karena persyaratan dapat diperbarui. Informasi Kemenhaj Bengkulu.
Pastikan:
-
nama pada paspor sesuai dokumen;
-
tidak terdapat kerusakan fisik;
-
masa berlaku mencukupi;
-
dan paspor disimpan dengan aman.
Jangan menyerahkan paspor asli kepada pihak yang tidak dapat menjelaskan dasar penerimaan dan prosedur penyimpanannya.
3. Ikuti perekaman biometrik sesuai jadwal
Sejumlah daerah telah menjalankan perekaman biometrik calon jemaah Haji 2027 melalui aplikasi Saudi Visa Bio. Proses ini menjadi bagian dari persiapan penerbitan visa dan dapat mencakup data wajah serta sidik jari. Kemenhaj Tapanuli Tengah.
Ikuti hanya jadwal dan arahan resmi dari kantor Kemenhaj. Jangan mengunggah foto paspor, wajah, atau data biometrik ke formulir yang berasal dari tautan tidak dikenal.
Pelaksanaan dapat berbeda antara satu daerah dan daerah lain.
4. Persiapkan istithaah kesehatan sejak dini
Kemenhaj memperkuat penerapan istithaah kesehatan untuk Haji 2027. Calon jemaah tidak sebaiknya menunggu mendekati pelunasan untuk mulai memeriksakan kondisi tubuh. Kebijakan istithaah Haji 2027.
Persiapan dapat dimulai dengan:
-
pemeriksaan kesehatan awal;
-
kontrol penyakit kronis;
-
konsumsi obat sesuai resep;
-
aktivitas fisik bertahap;
-
latihan berjalan;
-
menjaga berat badan;
-
memperbaiki pola makan dan tidur;
-
serta mendiskusikan kebutuhan pendamping apabila diperlukan.
Istithaah tidak sekadar formalitas administrasi. Tujuannya adalah memastikan jemaah mampu menjalankan rangkaian ibadah yang menuntut kondisi fisik cukup kuat.
5. Siapkan dana pelunasan secara bertahap
Per 29 Agustus 2026, biaya Haji 2027 masih dalam pembahasan dan belum menjadi tagihan final.
Pemerintah mengusulkan rata-rata BPIH sekitar Rp107,34 juta. Dalam skema usulan tersebut, sekitar Rp42,94 juta menjadi Bipih dan sekitar Rp64,40 juta berasal dari nilai manfaat. Angka tersebut belum menjadi jumlah pelunasan setiap jemaah.
Jumlah pelunasan dapat dipengaruhi oleh:
-
Bipih final;
-
setoran awal;
-
nilai manfaat virtual account;
-
embarkasi;
-
dan ketentuan pemerintah.
Penjelasan lengkap tersedia dalam artikel Biaya Haji 2027 dan usulan Bipih yang dibayar jemaah.
Jangan mentransfer dana pelunasan berdasarkan pesan WhatsApp, unggahan media sosial, atau rekening pribadi. Tunggu daftar berhak lunas, nominal, periode, dan mekanisme resmi.
6. Mulai mengikuti pembinaan dan manasik
Calon jemaah dapat mulai mempelajari:
-
rukun dan wajib Haji;
-
tata cara ihram;
-
tawaf dan sai;
-
wukuf;
-
pergerakan Arafah, Muzdalifah, dan Mina;
-
penggunaan fasilitas digital;
-
perlindungan data;
-
serta prosedur kesehatan dan keselamatan.
Kemenhaj juga sedang memperkuat kerja sama dengan KBIHU untuk persiapan Haji 2027, termasuk aspek pembinaan dan istithaah kesehatan berbasis profil risiko. Kemenhaj RI.
7. Pantau hanya kanal resmi
Pantau informasi melalui:
-
portal
haji.go.id; -
kantor Kemenhaj provinsi dan kabupaten/kota;
-
aplikasi resmi;
-
BPS Bipih tempat mendaftar;
-
serta kanal komunikasi yang telah dikonfirmasi.
Jangan menjadikan pesan berantai sebagai dasar pembayaran atau penyerahan dokumen.
Bagaimana Jika Data Tidak Ditemukan?
Lakukan langkah berikut:
-
Periksa kembali 10 digit Nomor Porsi.
-
Pastikan tidak menggunakan NIK atau nomor registrasi lain.
-
Ulangi pengecekan ketika koneksi dan portal stabil.
-
Cocokkan Nomor Porsi dengan bukti pendaftaran.
-
Hubungi kantor Kemenhaj tempat mendaftar.
-
Bawa bukti setoran awal dan identitas apabila diminta.
-
Jangan membayar pihak yang mengaku dapat “memunculkan” data atau mengubah antrean.
Data tidak muncul belum otomatis berarti pendaftaran hilang. Masalah dapat berasal dari kesalahan input, pemeliharaan sistem, perbedaan data, atau proses sinkronisasi.
Bagaimana Jika Estimasi Belum Menunjukkan 2027?
Estimasi dapat dipengaruhi oleh:
-
urutan Nomor Porsi;
-
kuota nasional dan wilayah;
-
perubahan pembagian kuota;
-
pembatalan;
-
penggabungan atau kebijakan tertentu;
-
serta hasil verifikasi.
Jika tahun yang tampil berbeda, gunakan hasil tersebut sebagai informasi perencanaan. Jangan mempercayai pihak yang menawarkan perubahan tahun keberangkatan dengan meminta pembayaran di luar mekanisme resmi.
Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Verifikasi Haji 2027
Berhati-hatilah apabila ada pihak yang:
-
meminta kode OTP;
-
mengirim tautan pengecekan dengan domain tidak resmi;
-
meminta foto KTP, paspor, dan buku tabungan tanpa prosedur;
-
menjanjikan dapat memasukkan nama ke daftar 2027;
-
meminta transfer agar Nomor Porsi “diaktifkan”;
-
mengaku dapat mempercepat pelunasan;
-
atau meminta instalasi aplikasi dari luar toko resmi.
Pengecekan estimasi pada portal Kemenhaj tidak membutuhkan pembayaran kepada perantara.
Pelajari pula modus penipuan travel Haji dan Umroh.
Apakah Panduan Ini Berlaku untuk Haji Khusus?
Fokus utama artikel ini adalah pengecekan calon jemaah Haji Reguler.
Jemaah Haji Khusus juga memiliki Nomor Porsi dan estimasi keberangkatan, tetapi proses koordinasi dilakukan bersama PIHK yang bertanggung jawab atas pendaftaran.
Calon jemaah Haji Khusus perlu:
-
mengecek Nomor Porsi;
-
mengonfirmasi status kepada PIHK;
-
memastikan PIHK masih berizin;
-
memeriksa program dan kontrak;
-
serta mengikuti informasi resmi Kemenhaj.
Gunakan panduan cara cek PIHK resmi sebelum mendaftar atau melakukan pembayaran.
Checklist Jemaah Haji 2027

| Persiapan | Checklist |
|---|---|
| Menyiapkan 10 digit Nomor Porsi | ☐ |
| Mengecek estimasi melalui portal Kemenhaj | ☐ |
| Mencocokkan data identitas | ☐ |
| Mengonfirmasi status kepada Kemenhaj daerah | ☐ |
| Memastikan nomor telepon aktif | ☐ |
| Memeriksa masa berlaku paspor | ☐ |
| Mengikuti perekaman biometrik sesuai jadwal | ☐ |
| Memulai pemeriksaan dan pembinaan kesehatan | ☐ |
| Menyiapkan dana pelunasan secara bertahap | ☐ |
| Menunggu daftar berhak lunas resmi | ☐ |
| Mengikuti manasik dan pembinaan | ☐ |
| Menyimpan dokumen serta bukti pembayaran | ☐ |
| Menghindari tautan dan permintaan pembayaran tidak resmi | ☐ |
Kesimpulan
Cara cek jemaah Haji 2027 dapat dilakukan melalui portal resmi Kementerian Haji dan Umrah menggunakan 10 digit Nomor Porsi.
Jika hasil pengecekan menunjukkan tahun 2027, jangan berhenti pada tangkapan layar. Calon jemaah perlu mengonfirmasikan data kepada kantor Kemenhaj, mempersiapkan paspor, biometrik, istithaah kesehatan, manasik, dan dana pelunasan.
Hasil estimasi belum sama dengan daftar berhak lunas dan belum menjadi jaminan keberangkatan. Kepastian tetap bergantung pada verifikasi, kuota, pelunasan, kesehatan, dokumen, visa, serta ketentuan pemerintah.
Jika Bapak/Ibu sedang membandingkan Haji Reguler dengan Haji Khusus, Eltura Travel dapat membantu menjelaskan perbedaan masa tunggu, pendaftaran, biaya, dan layanan. Eltura tidak menentukan daftar keberangkatan pemerintah, sehingga seluruh pengecekan Nomor Porsi tetap harus dilakukan melalui kanal resmi Kemenhaj.
Informasi program dapat dilihat melalui halaman paket Haji Eltura atau dikonsultasikan melalui kanal resmi Eltura Travel.
FAQ
1. Bagaimana cara mengecek apakah saya masuk Haji 2027?
Buka layanan estimasi keberangkatan Kemenhaj, masukkan 10 digit Nomor Porsi, selesaikan captcha, lalu cocokkan tahun estimasi dan data yang ditampilkan.
2. Apakah estimasi 2027 berarti pasti berangkat?
Belum. Estimasi masih dapat dipengaruhi verifikasi, kuota, pelunasan, kesehatan, dokumen, dan kebijakan pemerintah.
3. Apakah pengecekan bisa menggunakan NIK?
Layanan estimasi menggunakan 10 digit Nomor Porsi, bukan NIK, nomor paspor, atau nomor telepon.
4. Bagaimana jika Nomor Porsi hilang?
Hubungi BPS Bipih atau kantor Kemenhaj tempat mendaftar dengan membawa identitas serta bukti pendaftaran. Jangan menggunakan jasa pihak yang menawarkan pembuatan Nomor Porsi baru.
5. Mengapa data Nomor Porsi tidak ditemukan?
Penyebabnya dapat berupa kesalahan input, sistem sedang diperbarui, atau data perlu dikonfirmasi. Periksa kembali angkanya dan hubungi kantor Kemenhaj apabila masalah berlanjut.
6. Kapan pelunasan Haji 2027 dimulai?
Per 29 Agustus 2026, calon jemaah perlu menunggu pengumuman resmi mengenai jadwal, daftar berhak lunas, besaran Bipih final, dan mekanisme pembayarannya.
7. Apakah jemaah harus membayar Rp107 juta?
Tidak berdasarkan skenario usulan saat ini. Rp107,34 juta merupakan usulan total rata-rata BPIH, sedangkan Bipih yang diusulkan dibayar jemaah sekitar Rp42,94 juta. Keduanya belum final.
8. Apakah biometrik bisa dilakukan sendiri?
Ikuti petunjuk kantor Kemenhaj daerah. Jangan mengirim data biometrik atau memasang aplikasi dari tautan yang tidak dapat diverifikasi.
9. Apakah pengecekan Haji Khusus sama?
Nomor Porsi Haji Khusus dapat diperiksa melalui layanan resmi, tetapi jemaah juga harus mengonfirmasikan status dan tahapan keberangkatan kepada PIHK yang bertanggung jawab.
