Syarat Umroh 2026: Dokumen, Visa, Vaksin & Nusuk
Syarat Umroh 2026 untuk Jamaah Indonesia: Dokumen, Visa, Vaksin, dan Nusuk

Syarat Umroh 2026 bagi jamaah Indonesia meliputi paspor yang masih berlaku, visa yang sesuai, layanan perjalanan, izin Umroh melalui Nusuk, serta bukti vaksin meningitis dan polio. KTP, KK, pas foto, buku nikah, atau akta kelahiran dapat diminta sebagai dokumen administrasi sesuai kondisi jamaah dan proses visa.
Informasi tentang persyaratan Umroh sering tercampur antara aturan Pemerintah Arab Saudi, ketentuan administrasi di Indonesia, dan kebijakan internal travel. Karena itu, calon jamaah sebaiknya memahami mana yang benar-benar wajib, mana yang hanya diperlukan dalam kondisi tertentu, dan mana yang merupakan langkah persiapan.
Artikel ini diperbarui pada 26 Agustus 2026 berdasarkan sumber pemerintah yang tersedia pada tanggal tersebut. Regulasi perjalanan dapat berubah, sehingga persyaratan perlu diperiksa kembali sebelum visa diproses dan menjelang keberangkatan.
Jika Bapak/Ibu masih menentukan jadwal dan jenis program, baca terlebih dahulu panduan paket Umroh 2026/2027 Eltura Travel.
Ringkasan Syarat Umroh 2026
| Persyaratan | Status | Keterangan |
|---|---|---|
| Paspor | Wajib | Masih berlaku dan data sesuai dengan visa serta tiket |
| Visa yang sah | Wajib | Umumnya diproses sebagai visa Umrah melalui penyelenggara |
| Layanan akomodasi dan transportasi | Wajib untuk proses melalui agen eksternal | Terhubung dengan paket layanan yang diproses |
| Izin Umroh di Nusuk | Wajib | Diterbitkan sesuai jadwal yang tersedia |
| Vaksin meningitis | Wajib | Jenis ACYW dengan masa berlaku sesuai jenis vaksin |
| Vaksin polio | Wajib bagi kedatangan dari Indonesia | Minimal satu dosis IPV atau alternatif yang diakui |
| Bukti COVID-19 | Kondisional | Berlaku bagi kelompok kesehatan tertentu |
| KTP dan KK | Administrasi | Umumnya diminta untuk pencocokan identitas |
| Pas foto | Administrasi | Spesifikasi mengikuti sistem visa yang digunakan |
| Buku nikah atau akta kelahiran | Kondisional | Dapat diminta untuk verifikasi hubungan keluarga |
| Pemeriksaan kesehatan | Sangat disarankan | Terutama untuk lansia dan jamaah dengan penyakit kronis |
| Dokumen obat | Kondisional | Disarankan bagi jamaah yang membawa obat rutin tertentu |
1. Paspor yang Masih Berlaku
Paspor merupakan dokumen perjalanan utama untuk memasuki Arab Saudi. Portal eVisa resmi Saudi menetapkan bahwa paspor harus masih berlaku sekurang-kurangnya enam bulan pada saat masuk ke Arab Saudi. Saudi eVisa Terms and Conditions.
Agar proses lebih aman, periksa beberapa hal berikut:
- masa berlaku paspor;
- kondisi paspor tidak rusak;
- halaman identitas terbaca;
- nama dan tanggal lahir sesuai dokumen lain;
- data paspor sama dengan tiket dan visa;
- masih tersedia halaman yang memadai untuk kebutuhan perjalanan.
Sebagian travel meminta sisa masa berlaku tujuh atau delapan bulan sebagai buffer operasional. Hal tersebut dapat menjadi kebijakan kehati-hatian, tetapi jangan menyebutnya sebagai ketentuan pemerintah yang berlaku universal tanpa konfirmasi.
Apakah nama paspor Umroh harus tiga kata?
Tidak tepat jika aturan tiga kata langsung dianggap wajib untuk seluruh jamaah Umroh. Penjelasan Kantor Imigrasi Yogyakarta menyebut nama dengan dua unsur nama dapat digunakan untuk pengurusan visa Umroh. Jika pemegang paspor hanya memiliki satu unsur nama, penyesuaian mungkin diperlukan sesuai hasil verifikasi. Penjelasan resmi Imigrasi Yogyakarta.
Jangan menambahkan nama hanya berdasarkan informasi lama di internet. Konsultasikan terlebih dahulu dengan pihak yang memproses visa dan Kantor Imigrasi agar data paspor, visa, serta tiket konsisten.
2. Visa yang Sah untuk Perjalanan Umroh
Jamaah harus memiliki visa yang sah dan sesuai dengan ketentuan perjalanan ke Arab Saudi. Untuk jamaah yang berangkat menggunakan paket PPIU, proses visa umumnya dibantu oleh pihak penyelenggara.
FAQ resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menjelaskan bahwa visa Umrah yang diajukan melalui agen eksternal harus terhubung dengan paket layanan, termasuk akomodasi dan transportasi. Visa juga dapat diproses melalui jalur elektronik resmi yang tersedia, tergantung kelayakan negara dan jenis layanan. FAQ Kementerian Haji dan Umrah Saudi.
Arab Saudi juga telah menyediakan platform Nusuk Umrah untuk paket dan layanan resmi. Namun, ketersediaan pendaftaran individual dapat berbeda berdasarkan negara, kewarganegaraan, dan kebijakan yang berlaku ketika permohonan dibuat.
Untuk perjalanan melalui Eltura Travel, calon jamaah dapat melihat daftar paket Umrah Eltura. Rincian tanggal, hotel, maskapai, harga, dan ketersediaan harus mengikuti data terbaru pada halaman paket.
Jadwal musim Umroh 1448 H
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan bahwa:
- penerbitan visa dan kedatangan jamaah musim 1448 H dimulai 31 Mei 2026;
- izin Umroh melalui Nusuk mulai tersedia 1 Juni 2026;
- batas akhir penerbitan visa musim tersebut adalah 9 Maret 2027;
- batas akhir kedatangan adalah 23 Maret 2027;
- batas akhir kepulangan jamaah adalah 7 April 2027.
Tanggal tersebut berlaku untuk kalender musim yang diumumkan pemerintah Saudi dan perlu diperiksa kembali jika ada pembaruan. Kalender resmi musim Umroh 1448 H.
3. Izin Umroh Melalui Nusuk
Memiliki visa belum otomatis menggantikan kebutuhan izin pelaksanaan Umroh. Jamaah perlu memastikan izin Umroh telah diterbitkan melalui kanal Nusuk sesuai waktu yang dipilih.
Layanan resmi Saudi menjelaskan alur dasarnya sebagai berikut:
- masuk ke layanan Nusuk;
- memilih layanan pemesanan izin Umroh;
- memilih tanggal dan waktu yang tersedia;
- menerbitkan izin;
- menyimpan izin agar dapat ditunjukkan saat dibutuhkan.
Penerbitan izin ini tidak dipungut biaya oleh layanan pemerintah. Layanan izin Umroh resmi.
Dalam perjalanan berkelompok, travel atau pembimbing dapat memberikan arahan teknis. Jamaah tetap disarankan memahami cara melihat izin pada aplikasi dan memastikan data di dalamnya sesuai.
4. Vaksin Meningitis untuk Umroh 2026
Berdasarkan ketentuan kesehatan Arab Saudi tahun 1447 H/2026, orang yang akan melaksanakan Umroh harus menerima vaksin meningokokus yang mencakup serogrup A, C, Y, dan W.
Ketentuannya adalah:
| Jenis vaksin | Masa berlaku | Waktu minimal sebelum tiba |
|---|---|---|
| Vaksin konjugat ACYW atau ACYWX | 5 tahun | Sedikitnya 10 hari |
| Vaksin polisakarida ACYW | 3 tahun | Sedikitnya 10 hari |
Jika jenis vaksin tidak dicantumkan dengan jelas pada sertifikat, pemerintah Saudi dapat menganggap sertifikat hanya berlaku selama tiga tahun sejak pemberian vaksin.
Jamaah perlu memiliki bukti vaksinasi internasional yang sah. Ketentuan terperinci tersedia dalam Health Requirements for Umrah 1447 H/2026 dari Kementerian Kesehatan Saudi.
5. Vaksin Polio Wajib bagi Jamaah dari Indonesia
Indonesia tercantum dalam daftar negara yang kedatangannya diwajibkan memiliki vaksinasi polio untuk perjalanan Umroh 2026.
Ketentuan utamanya:
- minimal satu dosis Inactivated Polio Vaccine atau IPV;
- berlaku bagi kedatangan dari Indonesia tanpa membedakan usia atau status vaksin sebelumnya;
- dokumen Saudi merekomendasikan dosis IPV diberikan dalam 12 bulan terakhir dan tidak kurang dari empat minggu sebelum tiba;
- jika IPV tidak tersedia, vaksin oral yang mengandung tipe 2 dapat diterima sesuai ketentuan yang berlaku.
Kementerian Kesehatan RI juga menetapkan vaksin meningitis dan polio bagi jamaah Umroh asal Indonesia. Pelaksanaannya dapat dilakukan secara mandiri di UPT kekarantinaan kesehatan atau fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan vaksinasi internasional. Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI.
6. e-ICV sebagai Bukti Vaksinasi Internasional
Setelah vaksinasi, jamaah akan mendapatkan sertifikat vaksinasi internasional elektronik atau e-ICV. Dokumen ini menjadi bukti resmi bahwa vaksinasi telah diberikan oleh fasilitas yang memiliki kewenangan.
Pendaftaran layanan vaksinasi internasional dapat dilakukan melalui SINKARKES Kementerian Kesehatan.
Sebelum meninggalkan fasilitas kesehatan, periksa:
- nama sesuai paspor;
- nomor paspor;
- jenis vaksin;
- tanggal vaksinasi;
- masa berlaku;
- serta QR code atau bukti digital yang dapat diakses.
Simpan dokumen digital dan cadangan cetaknya selama perjalanan.
7. Ketentuan COVID-19 bagi Kelompok Tertentu
Bukti vaksinasi atau kekebalan COVID-19 tidak diberlakukan sama kepada seluruh jamaah. Dalam ketentuan kesehatan Saudi 2026, persyaratan ini ditujukan kepada kelompok berikut:
- usia di atas 65 tahun;
- wanita hamil;
- penderita penyakit jantung kronis;
- penyakit pernapasan kronis;
- gagal ginjal kronis;
- kelainan darah bawaan;
- defisiensi imun atau kanker;
- penyakit neurologis kronis.
Kelompok tersebut perlu memenuhi salah satu bukti yang diakui dalam dokumen kesehatan 2026, seperti vaksin COVID-19 terbaru, riwayat seri vaksin tertentu, atau bukti pemulihan laboratorium sesuai periode yang ditetapkan.
Karena ketentuan kesehatan dapat diperbarui, jamaah dengan kondisi tersebut sebaiknya berkonsultasi dengan dokter dan mengonfirmasi persyaratan kembali sebelum berangkat.
8. KTP, KK, Pas Foto, dan Dokumen Keluarga
KTP, KK, pas foto, buku nikah, dan akta kelahiran tidak semuanya merupakan dokumen yang akan diperiksa di pintu masuk Saudi. Dokumen tersebut umumnya digunakan untuk pencocokan identitas, pendaftaran jamaah, pengurusan visa, atau verifikasi hubungan keluarga.
Dokumen yang dapat diminta meliputi:
- salinan KTP;
- salinan Kartu Keluarga;
- pas foto terbaru berlatar putih;
- buku nikah bagi pasangan;
- akta kelahiran anak;
- paspor orang tua untuk pendaftaran anak;
- dokumen perubahan nama jika terdapat perbedaan data.
Persyaratan foto dan format dokumen dapat berubah mengikuti sistem visa. Gunakan spesifikasi yang diberikan oleh pihak pemroses visa, bukan hanya contoh lama yang beredar di internet.
9. Syarat Umroh bagi Wanita dan Ketentuan Mahram
FAQ resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan bahwa wanita diperbolehkan datang untuk melaksanakan Umroh tanpa mahram. Dengan demikian, informasi lama mengenai kewajiban mahram berdasarkan batas usia 45 tahun tidak seharusnya digunakan sebagai aturan imigrasi terbaru. FAQ resmi Saudi.
Namun, jamaah wanita tetap perlu mempertimbangkan:
- keamanan perjalanan;
- pendampingan selama berada di area ramai;
- pembagian kamar;
- kondisi kesehatan;
- serta bimbingan ibadah yang sesuai.
Pembahasan hukum fikih dan keputusan pribadi sebaiknya dikonsultasikan dengan pembimbing ibadah yang kompeten.
10. Syarat Umroh bagi Anak
FAQ resmi Saudi menyebut usia minimum penerbitan visa atau izin Umroh adalah lima tahun. Anak yang memenuhi usia tersebut tetap membutuhkan:
- paspor sendiri;
- visa;
- izin Nusuk;
- dokumen kesehatan;
- serta dokumen keluarga sesuai permintaan proses administrasi.
Orang tua perlu memeriksa kembali usia, kebijakan maskapai, kebutuhan tempat tidur hotel, dan harga anak sebelum pembayaran. Ketentuan paket anak dapat berbeda antara maskapai, hotel, dan penyelenggara.
11. Pemeriksaan Kesehatan dan Obat Pribadi
Pemeriksaan kesehatan bukan persyaratan masuk universal bagi seluruh jamaah, tetapi sangat disarankan, terutama untuk:
- lansia;
- ibu hamil;
- penderita diabetes;
- hipertensi;
- penyakit jantung;
- gangguan pernapasan;
- penyakit ginjal;
- atau kondisi yang membutuhkan obat rutin.
Jamaah dengan penyakit kronis disarankan membawa ringkasan kondisi kesehatan, resep, dan obat dalam kemasan asli. Jangan mengubah dosis obat tanpa arahan tenaga kesehatan.
Untuk kebutuhan keluarga, baca checklist Umroh bersama orang tua dan panduan Umroh untuk lansia.
Urutan Menyiapkan Persyaratan Umroh 2026
Agar tidak terburu-buru, gunakan urutan berikut:
- Tentukan jalur keberangkatan dan penyelenggara.
- Verifikasi legalitas travel jika memilih paket PPIU.
- Periksa masa berlaku dan kesesuaian data paspor.
- Siapkan KTP, KK, foto, dan dokumen keluarga.
- Lakukan vaksin meningitis dan polio sesuai jadwal.
- Pastikan e-ICV telah terbit dengan data yang benar.
- Tunggu proses visa, tiket, hotel, dan transportasi.
- Pastikan izin Umroh diterbitkan melalui Nusuk.
- Ikuti manasik dan pemeriksaan kesehatan bila diperlukan.
- Lakukan pemeriksaan akhir dokumen sebelum ke bandara.
Sebelum melakukan pembayaran, pelajari juga cara mengecek travel Umroh resmi.
Kapan Persyaratan Sebaiknya Mulai Disiapkan?
Tidak ada satu waktu yang sama untuk semua jamaah. Sebagai langkah kehati-hatian, mulai pemeriksaan dokumen setidaknya beberapa bulan sebelum keberangkatan.
Waktu tambahan mungkin dibutuhkan jika:
- paspor harus dibuat atau diganti;
- data identitas tidak sama;
- nama memerlukan verifikasi;
- jamaah membawa anak;
- terdapat kondisi kesehatan tertentu;
- atau vaksin belum tersedia di fasilitas terdekat.
Jamaah yang memilih program singkat juga tetap harus memenuhi dokumen yang sama. Untuk gambaran perjalanan, baca Umroh 9 hari: biaya, itinerary, fasilitas, dan persiapan.
Kesimpulan
Syarat Umroh 2026 tidak berhenti pada paspor dan visa. Jamaah Indonesia juga perlu memperhatikan vaksin meningitis, vaksin polio, e-ICV, izin Nusuk, serta dokumen administrasi sesuai kondisi masing-masing.
Kunci persiapannya adalah membedakan antara:
- persyaratan resmi pemerintah;
- dokumen pendukung pengurusan visa;
- ketentuan internal paket;
- dan persiapan kesehatan yang disesuaikan dengan jamaah.
Eltura Travel di bawah PT. Eltura Berkah Sehati dapat membantu calon jamaah memeriksa kebutuhan dokumen dan pilihan program berdasarkan jadwal yang tersedia. Untuk konfirmasi persyaratan sebelum mendaftar, silakan hubungi Eltura Travel.
FAQ
1. Apa saja syarat Umroh 2026?
Syarat utamanya meliputi paspor yang masih berlaku, visa yang sah, layanan perjalanan, izin Umroh melalui Nusuk, vaksin meningitis, vaksin polio bagi kedatangan dari Indonesia, serta dokumen administrasi seperti KTP, KK, dan pas foto.
2. Berapa minimal masa berlaku paspor untuk Umroh?
Paspor sebaiknya masih berlaku sekurang-kurangnya enam bulan pada saat masuk ke Arab Saudi. Pastikan paspor tidak rusak dan datanya sama dengan tiket serta visa.
3. Apakah nama di paspor Umroh wajib tiga kata?
Tidak tepat jika aturan tiga kata dianggap berlaku universal untuk Umroh. Penjelasan Imigrasi Yogyakarta menyebut dua unsur nama dapat digunakan. Pemegang satu unsur nama sebaiknya meminta verifikasi sebelum memproses visa atau melakukan penambahan nama.
4. Vaksin apa yang wajib untuk Umroh 2026?
Untuk jamaah dari Indonesia, ketentuan yang diverifikasi mencakup vaksin meningitis ACYW dan minimal satu dosis vaksin polio IPV. Persyaratan COVID-19 berlaku bagi kelompok kesehatan tertentu.
5. Berapa lama vaksin meningitis berlaku?
Vaksin konjugat ACYW atau ACYWX dapat berlaku lima tahun, sedangkan vaksin polisakarida ACYW berlaku tiga tahun. Vaksin harus diberikan sedikitnya sepuluh hari sebelum tiba di Saudi.
6. Apakah wanita boleh Umroh tanpa mahram?
Ya. FAQ resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan wanita diperbolehkan datang untuk melaksanakan Umroh tanpa mahram. Pertimbangan keamanan dan fikih tetap perlu diperhatikan secara terpisah.
7. Apakah izin Nusuk wajib?
Izin pelaksanaan Umroh perlu diterbitkan melalui Nusuk sesuai tanggal dan waktu yang tersedia. Visa dan izin Nusuk merupakan dua hal berbeda.
8. Berapa usia minimal anak untuk Umroh?
FAQ resmi Saudi menyebut usia minimum penerbitan visa atau izin Umroh adalah lima tahun. Anak tetap membutuhkan paspor, visa, izin, dan dokumen kesehatan.
9. Apakah KTP, KK, dan buku nikah selalu diperiksa di Saudi?
Tidak selalu. Dokumen tersebut umumnya digunakan untuk pendaftaran, pencocokan identitas, pengurusan visa, atau verifikasi hubungan keluarga. Kebutuhannya dapat berbeda sesuai kondisi jamaah.
