Tata Cara Sa’i Safa–Marwah: Hitungan 7 Kali yang Benar
Sa’i dimulai di Safa dan berakhir di Marwah setelah tujuh lintasan. Safa ke Marwah dihitung satu kali; Marwah kembali ke Safa dihitung satu kali lagi. Jadi, tujuh lintasan bukan tujuh kali pulang-pergi. Dalam rangkaian Umroh, sa’i dilakukan setelah tawaf.
Diperiksa 2 November 2026. Ringkasan ini membantu belajar hitungan; praktik ibadah dan kasus khusus tetap dipandu pembimbing manasik.
Apa itu sa’i dalam Umroh?
Sa’i adalah rangkaian ibadah antara Safa dan Marwah. Al-Qur’an menyebut keduanya sebagai syiar Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 158. BPKH menjelaskan sa’i mengingatkan jamaah pada perjuangan Hajar, sehingga pelaksanaannya juga menjadi kesempatan belajar ketekunan dan tawakal.
Hal yang sering membingungkan pemula justru sederhana: apakah satu kali harus kembali ke tempat awal? Untuk sa’i, jawabannya tidak. Arah satu perjalanan sudah menjadi satu hitungan, berbeda dengan lingkaran tawaf.
Tabel hitungan sa’i: mulai Safa, selesai Marwah
| Lintasan | Dari | Sampai |
|---|---|---|
| 1 | Safa | Marwah |
| 2 | Marwah | Safa |
| 3 | Safa | Marwah |
| 4 | Marwah | Safa |
| 5 | Safa | Marwah |
| 6 | Marwah | Safa |
| 7 | Safa | Marwah — selesai |
Cara mengingatnya: nomor ganjil berakhir di Marwah, nomor genap berakhir di Safa. Tabel ini merupakan alat bantu belajar, bukan pengganti memastikan setiap lintasan benar-benar dijalani sampai titik yang semestinya.
Urutan sa’i yang perlu dipahami pemula
- Selesaikan tawaf sesuai bimbingan, kemudian ikuti petunjuk menuju area sa’i.
- Pastikan posisi awal adalah Safa; tanyakan kepada pembimbing jika belum mengenali penandanya.
- Berjalan menuju Marwah dan hitung satu lintasan setelah tiba.
- Kembali dari Marwah ke Safa untuk lintasan kedua.
- Lanjutkan pola yang sama sampai lintasan ketujuh selesai di Marwah.
- Setelah selesai, ikuti bimbingan untuk tahalul Umroh; jangan menganggap ganti pakaian saja sudah menuntaskan rangkaian.
Panduan resmi Saudi mengingatkan jamaah agar mengikuti alur menuju mas’a setelah tawaf dan tidak bergerak melawan arus. Ketika perlu berhenti untuk berdoa atau menunggu, pilih tempat yang tidak menghambat orang lain sesuai arahan petugas.
Apakah semua jamaah harus berlari di lampu hijau?
Tidak. Panduan Saudi menjelaskan anjuran berlari kecil di antara dua tanda hijau bagi laki-laki yang mampu. Perempuan berjalan biasa. Jangan memperlakukan seluruh koridor sebagai lintasan lari atau memaksa jamaah dengan keterbatasan fisik mengejar kelompok.
Saran pendampingan: tentukan ritme yang nyaman sejak awal. Jika anggota keluarga berbeda kemampuan, sepakati siapa mendampingi masing-masing jamaah dan titik komunikasi setelah selesai. Jangan meninggalkan lansia sendirian hanya karena ingin menyamakan kecepatan dengan kelompok lain.
Bagaimana jika lupa hitungan?
Gunakan pencatatan yang konsisten: tambah angka setelah tiba di ujung tujuan. Saat berjalan, cukup ingat lintasan yang sedang dikerjakan. Contoh ucapan pendamping, “Kita sedang menuju Marwah untuk menyelesaikan lintasan ketiga,” lebih jelas daripada hanya menyebut “tiga” ketika berpindah arah.
Jika ragu jumlah yang sudah diselesaikan, jangan menebak berdasarkan lama berjalan. Tanyakan kepada pembimbing dan jelaskan bagian yang masih diyakini. Buku manasik Kemenag mengarahkan keraguan hitungan tawaf atau sa’i pada hitungan yang lebih kecil.
Bolehkah sa’i menggunakan kursi roda?
Kemenag menjelaskan tersedianya layanan mobilitas untuk tawaf dan sa’i, termasuk jalur pengguna kursi roda. Konfirmasikan lokasi akses, pendamping, jenis layanan dan biaya terkini. Tarif dalam pemberitaan lama tidak dijadikan patokan permanen dalam artikel ini.
Sebelum mulai, minta penjelasan apakah layanan hanya menyediakan alat atau juga pendorong. Catat cara kembali ke rombongan. Pengguna alat bantu tetap perlu memastikan hitungan dan titik akhir bersama pendamping.
Checklist sebelum masuk mas’a
- Pahami perbedaan satu lintasan sa’i dan satu putaran tawaf.
- Kenali Safa sebagai awal dan Marwah sebagai akhir.
- Sepakati siapa yang membantu menghitung.
- Simpan barang agar tangan pendamping dapat membantu jamaah.
- Tanyakan kebutuhan jeda atau alat bantu sebelum mulai.
- Ketahui tahap berikutnya dan tempat bertemu setelah selesai.
FAQ sa’i Safa–Marwah
Sa’i tujuh kali berarti berapa kali pulang-pergi?
Tiga kali pulang-pergi ditambah satu lintasan Safa ke Marwah, sehingga jumlah seluruhnya tujuh.
Di mana sa’i selesai?
Di Marwah pada lintasan ketujuh.
Apakah sa’i sama dengan tawaf?
Tidak. Tawaf mengelilingi Ka’bah, sedangkan sa’i berjalan antara Safa dan Marwah.
Apakah boleh mendahului kelompok agar cepat selesai?
Koordinasikan dengan pembimbing. Kelancaran rombongan dan pendampingan keluarga perlu diperhatikan.
Belajar manasik sebelum berangkat bersama Eltura
Sampaikan pertanyaan ibadah dan kebutuhan pendampingan saat manasik. Pelajari paket Umroh Eltura, lalu minta jadwal, itinerary dan fasilitas terbaru melalui kontak resmi Eltura Travel.
Sumber dan rujukan
- Tata cara sa’i, BPKH
- Panduan sa’i resmi Saudi
- Panduan Umroh dan kunjungan Saudi
- Tuntunan Manasik Haji dan Umrah, Kemenag 2024
- Bantuan mobilitas tawaf dan sa’i, Kemenag
