Lempar Jumrah: Urutan, Jumlah Kerikil dan Persiapan
Diperiksa 2 November 2026 • Redaksi Eltura Travel
Lempar jumrah adalah salah satu wajib haji di Mina. Pada 10 Zulhijah, jemaah melontar Jumrah Aqabah dengan tujuh kerikil. Pada hari tasyrik, urutannya Ula, Wusta, lalu Aqabah, masing-masing tujuh kerikil. Totalnya 49 kerikil untuk nafar awal atau 70 untuk nafar tsani.
Hitungan tersebut membantu persiapan manasik, tetapi bukan pengganti arahan pembimbing. Jadwal bergerak ke Jamarat harus mengikuti pengaturan resmi rombongan, kondisi jemaah, dan jalur yang diperbolehkan pada musim berjalan.
Urutan dan jumlah kerikil lempar jumrah
| Tanggal Zulhijah | Jumrah yang dilontar | Jumlah |
|---|---|---|
| 10 | Aqabah | 7 kerikil |
| 11 | Ula → Wusta → Aqabah | 21 kerikil |
| 12 | Ula → Wusta → Aqabah | 21 kerikil |
| 13, bagi nafar tsani | Ula → Wusta → Aqabah | 21 kerikil |
Perhitungannya: 7 + 21 + 21 = 49, lalu tambahan 21 menjadi 70. Nafar awal dan nafar tsani berkaitan dengan pilihan penyelesaian rangkaian di Mina; bukan pilihan yang dibuat sendiri hanya karena stok kerikil lebih sedikit. Pastikan rencana kelompok kepada pembimbing.
Bagaimana cara melontar yang dipelajari saat manasik?
Pelajari lemparan satu per satu dan bacaan takbir bersama pembimbing. Jangan melempar satu genggam sekaligus lalu menghitungnya sebagai tujuh lemparan. Tujuannya memasukkan kerikil ke area sasaran, bukan menguji kekuatan atau harus mengenai bagian tertinggi bangunan.
Latihan sebelum berangkat dapat menggunakan tujuh benda kecil yang aman, sambil menyebut hitungan perlahan. Latihan ini membantu kebiasaan menghitung; benda latihan tersebut tidak perlu dibawa dari Indonesia untuk digunakan saat haji.
Apakah kerikil harus diambil dari Muzdalifah?
Kemenag menjelaskan bahwa kerikil dapat disiapkan dari wilayah masya’ir, sehingga jemaah tidak perlu panik bila tidak mengambilnya sendiri di Muzdalifah. Penjelasan resmi juga pernah mencatat penyediaan kerikil oleh pihak layanan. Namun, mekanisme pembagian pada musim berikutnya harus dikonfirmasi kepada petugas, bukan dianggap selalu sama.
Periksa jumlah dan kebersihan kerikil sebelum berangkat. Simpan dalam wadah sederhana yang mudah dibuka. Jangan menunggu sampai berada di arus padat untuk membongkar seluruh tas dan mencari kantong yang terselip.
Kapan waktu lempar jumrah?
Waktu pelaksanaan memiliki rincian fikih menurut hari dan keadaan jemaah. Karena pengaturan pergerakan juga menyangkut keselamatan banyak kelompok, artikel ini tidak menetapkan satu jam keberangkatan untuk semua orang. Gunakan jadwal yang diberikan penyelenggara dan tanyakan dasar penyesuaian bila kelompok mendapat waktu berbeda.
Jangan berangkat sendiri hanya karena melihat rombongan lain bergerak. Jarak dari tempat menginap, akses lantai, titik bertemu, dan jalur kembali bisa berbeda. Sebelum berjalan, pahami siapa penanggung jawab kelompok dan bagaimana menghubunginya.
Persiapan untuk lansia dan pendamping
- Konfirmasikan kemampuan berjalan dan kebutuhan bantuan sejak sebelum agenda dimulai.
- Bawa identitas, kontak pendamping, serta kebutuhan pribadi sesuai arahan petugas.
- Sepakati titik bertemu yang mudah dikenali apabila terpisah.
- Simpan kerikil dalam kantong terpisah dari barang berharga.
- Jika kondisi berubah, lapor pembimbing dan petugas kesehatan; jangan memaksakan diri diam-diam.
Contoh pembagian peran keluarga: seorang pendamping membantu orang tua berjalan, anggota lain memastikan kantong kerikil dan kontak tersedia. Semua anggota mengetahui jalur kembali. Jangan membuat banyak orang berhenti bersamaan di jalur yang sedang bergerak.
Apakah lempar jumrah boleh diwakilkan?
Himpunan Fatwa MUI tentang Haji membahas kebolehan badal melontar bagi yang memiliki uzur. Ini bukan izin umum mewakilkan hanya karena ingin menghemat waktu. Sampaikan kondisi nyata kepada pembimbing agar penilaian uzur, orang yang mewakili, dan tata caranya sesuai tuntunan.
Pertanyaan yang sering dicari
Mengapa ada 49 dan 70 kerikil?
Perbedaannya berasal dari tambahan lontaran pada 13 Zulhijah bagi nafar tsani. Masing-masing hari tasyrik memerlukan 21 kerikil.
Apakah harus mengenai tiangnya?
Pelajari ketentuan masuknya kerikil ke area sasaran bersama pembimbing. Jangan menjadikan kekuatan lemparan sebagai ukuran ibadah.
Apakah umroh memiliki lempar jumrah?
Tidak. Lempar jumrah termasuk rangkaian haji, bukan rangkaian umroh.
Bagaimana jika lupa hitungan?
Segera minta arahan pembimbing. Jangan menutup keraguan dengan menebak atau mengikuti jumlah milik orang di sebelah.
Pelajari rangkaian Mina dalam manasik sebelum berangkat. Kebutuhan pendampingan program dapat ditanyakan melalui Eltura Travel.
Sumber dan rujukan
- Kemenag: Ketentuan Lontar Jumrah dan Keselamatan
- Kemenag: Batu Lempar Jumrah dan Muzdalifah
- Kemenag: Tuntunan Manasik Haji dan Umrah
- MUI: Himpunan Fatwa tentang Haji 2025
